BerandaTravelKetahui Hal-Hal Berikut Ini Sebelum ke Water Blow Nusa Dua Bali

Ketahui Hal-Hal Berikut Ini Sebelum ke Water Blow Nusa Dua Bali

Keindahan pemandangan laut dengan deburan ombak tinggi, bisa dinikmati sebagai wisata yang memiliki cita rasa berbeda. Jika main di pantai identik dengan berjemur santai, maka di Water Blow menikmati batu karang yang diterjang oleh deburan ombak di setiap sela-selanya. Wisata ini cocok bagi yang menginginkan cara berbeda mengunjungi pantai.

Rekomendasi Wisata Ombak Nusa Dua Bali

Jangan berpikir untuk melakukan selancar di lautan ini, karena karang-karangnya tajam dengan ombak tinggi yang menerjang tanpa gelombang atau gulungan indah layaknya di lautan pada wisata pantai umumnya. Kondisinya hamparan lautnya tampak tenang, tapi sesekali mengeluarkan deburan ombak yang tinggi.

Pemburu Foto Instagramable

Wisata ini tadinya tidak diketahui oleh banyak orang. Bahkan, oleh penduduk asli Nusa Dua yang juga tidak tahu banyak akan tempat yang tidak seperti tempat untuk berpantai ria. Sebab, di sini pengunjung tidak bisa melakukan banyak hal layaknya di pantai pada umumnya, seperti berikut.

1. Tidak Bisa Berenang di Lautan

Lautan Water Blow ini tampak tenang dan memukau yang terhampar luas dan menyegarkan. Namun, pengunjung tidak diperbolehkan untuk berenang di sini. Sebab, ombaknya sering tidak terduga, dan bahkan karang-karang tajam menjadi pemandangan di sekitarnya. Tentu tidak aman apabila berenang.

2. Tidak Bisa Berselancar

Ombak tinggi menjadi daya tarik bagi peselancar, tapi khusus di tempat wisata yang ini, harus mengubur harapan menunggangi gelombang. Kondisi ombak tidak stabil dan hal paling berisiko adalah karang tajam yang ada di sekitar dan tersebar di lautannya. Tidak aman bagi para peselancar untuk melakukan aksi memukaunya.

3. Tidak Bisa Menyelam

Pengunjung yang punya hobi menyelam pun harus menguburkan harapannya. Sebab, di wisata Nusa Dua Bali yang satu ini, tidak diperkenankan masuk ke dalam lautannya. Bukannya berenang dan menjadi senang, di sini justru berbahaya karena karang-karang tajamnya yang bisa melukai siapa saja.

4. Tidak Bisa Berjemur Santai

Adegan rebahan sambil menikmati hangatnya matahari pun tidak bisa didapatkan di sini. Sebab, sepanjang bibir pantai bukanlah pasir yang lembut, melainkan bebatuan karang tajam dengan berbagai ukuran. Berjemur bisa dilakukan hanya dengan berdiri atau duduk-duduk di tempat yang disediakan pengelola.

5. Tidak Bisa Bermain Pasir

Terkait kondisi bibir pantai yang justru dipenuhi bebatuan karang tajam, berwisata Water Blow Nusa Dua Bali, tidak bisa memainkan permainan membentuk pasir. Padahal ini menjadi kesenangan anak-anak apabila main ke pantai, selain berenang dan berjemur santai di bibir pantai.

Lantas, 5 hal yang seolah wajib saat berwisata pantai Bali tersebut tidak bisa dilakukan, apa yang menarik dari tempat ini? Hal paling menarik tentu bagi para pemburu foto instagramable atau fotografer pemandangan. Di sini pesonanya tidak bisa ditolak, apalagi ketika momen gulungan ombak besar datang dan menerjang batuan karang.

Momen ini yang paling banyak dinantikan oleh pengunjung. Sebab gulungan ombaknya mampu mencapai tebing batu yang besar dan tinggi. Pihak pengelola telah melakukan modifikasi untuk pengunjung agar nyaman menginjakkan kaki di sekitar batu karang tajam dan berbagai ukuran yang tersebar di seluruh bibir pantai.

Pengelola Water Blow telah menyediakan jalanan yang panjang telah disemen beton membentuk satu arah untuk sampai di tepi pantai. Di ujungnya sudah tersedia tempat yang cukup luas berbentuk lingkaran dengan pagar besi sebagai pembatasnya. Di sinilah tempat menunggu gulungan ombak besar menghampiri. 

Waktu Terbaik Berkunjung 

Wisata ini menawarkan gaya berpantai yang antimainstream dengan pemandangan spektakuler yang tidak ditemukan di pantai manapun. Terutama ketika gulungan ombak tinggi datang dan menabrakan diri ke tebing yang tinggi. Buih putih bersemburan yang membuat hati berdebar seiring dengan gemuruhnya yang kencang.

1. Saat Matahari Terbit

Ketika matahari terbit, momen indah tersebut menjadi pemandangan menakjubkan di lokasi wisata ini. Semburan ombak berlatar lautan Samudra Hindia dengan warna langit yang memantulkan spektrum cahaya biru, dan sisa merah, serta kuning yang berpadu seperti sebuah lukisan.  Pantai ini memang cocok disebut sebagai surganya fotografer.

2. Saat Matahari Tenggelam

Selain itu, sore hari menjadi waktu yang juga paling dinantikan ketika mengunjungi Water Blow Nusa Dua Bali. Momen pergerakan matahari tenggelam dengan objek ombak tinggi yang menerjang batuan karang tinggi pun tidak kalah indah. Latar langit pun berganti menjadi merah dan jingga yang menimbulkan kesan hangat di tempat ini.

Pagi dan sore hari adalah waktu yang tepat untuk melakukan kunjungan wisata dan mendapatkan foto yang indah. Namun, tetap perhatikan keselamatan dengan berhati-hati, karena kawasan dipenuhi bebatuan karang tajam dan ombak besar datang tiba-tiba. Apabila ramai, pastikan posisi pengambilan foto tetap aman.

Bagaimana jika datang ke tempat wisata pantai yang antimainstream ini pada siang hari? Ini waktu yang kurang tepat untuk berkunjung. Sebab, cuaca sangat panas, dan posisi matahari akan menghasilkan gambar yang siluet. Pengunjung kurang bisa menikmati keseluruhannya, karena sangat terik dengan suhu mencapai 33 derajat celcius.

Gunakanlah pakaian yang nyaman dengan alas kaki yang tidak licin dan berjenis sol rata saat berkunjung ke Water Blow Nusa Dua Bali. Casual menjadi gaya berpakaian yang tepat untuk menikmati pemandangan ombak di pantai yang antimainstream ini. Apabila terpaksa mengunjungi pada siang hari bawalah payung dan gunakan sunblock.

Lokasi Pantai Surganya Fotografer

Pengunjung dapat menemukan pantai yang tersembunyi ini di belakang area Hotel Grand Hyatt Nusa Dua yang berada di kawasan ITDC. Apabila berangkat dari Pantai Kuta membutuhkan waktu sekitar 40 menit dengan jarak tempuh 19 km, melalui jalan tol Bali Mandara. Apabila menggunakan motor, maka lewat jalur normal menuju wilayah wisata.

Parkir kendaraan di tempat yang telah disediakan, karena untuk menuju ke gerbang hingga tempat wisata diharuskan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan akan disambut dengan taman-taman indah dan pasir putih bersih. Lanjutkan perjalanan hingga menemukan lapangan padang rumput dengan icon patung Arjuna dan Krisna di tengahnya.

Jalan hingga ke belakangnya dan barulah berjumpa dengan pintu gerbang Water Blow Nusa Dua Bali. Desainnya pun unik dengan batuan putih yang bersusun, serta terdapat batu yang bertuliskan peringatan saat berkunjung ke area wisata, seperti dilarang berenang, ombak tinggi dan berbahaya, tebing curam, karang tajam dan licin, serta arus kuat.

Tiket Masuk Berdasarkan Kewarganegaraan

Uniknya, tiket pengujung dibedakan berdasar kewarganegaraan. Apabila tercatat sebagai WNI (Warga Negara Indonesia), maka orang dewasa akan dikenakan biaya 15 ribu Rupiah, dan anak cukup 10 ribu Rupiah saja. Sementara, untuk WNA (Warga Negara Asing) harga tiketnya berbeda sedikit.

Orang dewasa dengan kategori WNA dikenakan biaya masuk 25 ribu Rupiah, dan anak 15 ribu Rupiah. Selain tiket masuk, pengunjung juga akan membayar biaya parkir saat meninggalkan kendaraan di kawasan ITDC yang disesuaikan dengan jenisnya, mobil atau motor.Pengelola Water Blow Nusa Dua Bali juga menyediakan paket untuk prewedding. Sehingga, bisa mendapatkan tempat dan view terbaik. Biaya izin lokasi untuk foto dan shooting ini mulai dari 2.5 juta Rupiah yang dilakukan dengan menghubungi pihak ITDC. Nikmati setiap momen jalan kaki menuju tempat wisata dan pemandangan gelombang ombak tinggi.

Anggi Putri
Anggi Putrihttps://www.anggiputri.com
Holla! I'm blogger l content writer l owner Pustaka Kata I Korean drama addict I beauty enthusiast l Skin type: Combination I
ARTIKEL TERKAIT

Trending Artikel